Selasa, 08 Desember 2015

Camping Trip ke PULAU PERAK

Hai teman-teman, setelah kemarin terakhir ke Pulau Pahawang, Lampung (baca juga : Weekend Trip ke Pulau Pahawang) sekarang Saya mau share pengalaman camping di area Kepulauan Seribu. Lebih tepatnya di gugusan Pulau Harapan. Pengalaman ini cukup berkesan menurut saya karena ini pertama kalinya camping di kepulauan Seribu, setelah sekian kalinya trip ke Kepulauan seribu. Awalnya pada trip ini saya hanya mengenal teman 1 alumni saya, Fahmi. Yoga dan Mas Angga, temen saya waktu trip ke Pulau peucang, Ujung Kulon. Selebihnya kurang lebih 16 orang benar-benar belum pernah ketemu sama sekali (Vira, Luthfi, Fabian, Ario, dll). Perjalanan dimulai dari rumah saya di cawang, nungguin si Fahmi dari bekasi. ketemuan di cawang lalu ambil rute ke muara angke via grogol-pluit soalnya si Yoga minta dijemput di Pancoran. Oia, si Fahmi kehilangan Sleeping Bagnya pas perjalanan dari Bekasi :D Udah mau ga ikut tapi saya paksa ikut. soalnya kalo ga ikut share costnya pasti jadi nambah nih HAHAHA.

skip skip akhirnya sampe ke Dermaga Kali Adem (Muara Angke). Jaraknya lebih jauh 1-2 KM drpd ke dermaga yang lama. Jalur sempit + Kendaraan parkir sembarangan + BIS yang maksa masuk tau kan bakal jadi apa? Ya, MACET! dari jembatan Muara Angke ke dermaga Kali Adem sendiri habis 20 menit! Akhirnya kami semua ngumpul di meeting point (Pelabuhan) dan beli tiket. Saya disini bertemu teman2 baru diantaranya Fabian, Ario, Luthfi mereka semua kenal dengan Mas Angga dan sisanya sudah masuk ke kapal penyebrangan. Singkat cerita, setelah jam setengah 8, kami diminta untuk segera naik kapal Miles 1 untuk segera berangkat ke Pulau Harapan.
Perjalanan ke Pulau Harapan dari Kali Adem memakan waktu 3 jam. cari posisi yang enak, karena kalau tidak Pewe, pasti nanti akan jackpot, haha. Sesampai di Pulau Harapan kami berkumpul di saung dan segera shalat Zuhur dan melakukan persiapan snorkeling kemudian langsung menuju Pulau Perak.

Spot yang kami kunjungi untuk snorkeling adalah: Pulau Genteng Kecil

Perjalanan ke spot Pulau Matahari

Underwater sekitar spot Pulau Macan (Private Island

Setelah kami selesai ber-snorkeling ria, kami langsung menuju Pulau Perak. sesampai disini, kami tidak heran kalau pulau ini sangat ramai dengan pengunjung yang hendak menikmati sunset. Pulau ini memiliki pasir putih dan tempat peristirahatan yang cocok untuk teman-teman yang habis melakukan aktivitas di laut. Setelah waktu menujukkan jam 17:00, kami langsung menuju spot camping, lalu mulai memasang tenda.
Sore hari di Pulau Perak

Malam telah tiba, disini banyak kegiatan yang kami lakukan. Saya dan Yoga mencoba mengambil milky way dengan Gopro yang kami miliki, tapi apa daya, sepertinya masih belum skillful jadi berapa kali shot tidak ada yang memuaskan :p teman-teman lain ada yang main Uno dan Sequence. Lalu ketika jam menunjukkan pukul 21:00, kami menyalakan lampion-lampion terbang. Sungguh pengalaman yang seru!
Keesokan paginya, Sebelum beres-beres tenda, kami mulai menyiapkan sarapan. Beruntungnya camping bareng sama 1 keluarga, perabotannya lengkap :p dari telur, gelas plastik, piring plastik, abon, RENDANG, semua di provide mereka. Kita-kita yang muda ini cuman bawa indomie saja juga sudah aman karena mereka :D
Saya, Fahmi, dan Yoga menyempatkan untuk explore pulau Perak sebelum membereskan tenda. Tidak ada yang “wah” sih setelah kami berkeliling pulau, hanya saja kami bisa menikmati Pulau Perak yang sepi dan indah!! Jam 08:30 pagi, kami langsung dijemput kapal hoping island kami, lalu mampir ke Gusungan untuk sekedar ambil dokumentasi. Kemudian kami langsung menuju ke Pulau harapan untuk melakukan persiapan pulang dan melengkapi pembayaran share cost. Kami dapat kapal keberangkatan jam 11:30 dan sampai di Dermaga Kali Adem sekitar jam 14:30, 3 Jam Perjalanan :)

Sebelum saya tutup, berikut saya lampirkan tips dan cost selama perjalanan camping kemarin.

Pengeluaran pribadi:
Bensin : 25000 PP (Vario CBS)
Parkir : 25000
Kapal Miles berangkat : 57000
Kapal Miles pulang : 50000
Biaya camp : 20000
Biaya share cost : 80000 (Kapal Snorkeling PP, Makan Siang, Tips Guide)
Total Cost Pribadi : 257000 (dari rumah ke rumah!) :D

Pengeluaran Rombongan:
Kapal Snorkeling : 900000 (diskon 50rb)
Biaya Tenda : 25000 (diskon 50rb)
Makan Siang : 25000/orang (diskon 5000/orang)
Tips : 12000/orang (alokasi dari diskonan dan tambahan seikhlasnya biar genap)

*Nb : Kapalnya no hope banget, kapasitas 15 orang dibuat untuk 21 orang haha

Sekian review ane untuk pengalaman backpacker camping di Pulau Perak, trip boleh murah, kelestarian alamnya tetap dijaga! sungguh sayang kalau spot bagus di Jakarta semakin menipis.
sumber: https://thenomaddict.wordpress.com/2015/09/19/camping-pulau-perak/

Camping di Pulau Perak, kenapa enggak?

Dengan segala problem yang dipunya Jakarta, ibu kota negara tercinta ini ternyata menyimpan surga tersembunnyi bernama Pulau Perak. Yup, Pulau Perak, salah satu pulau di Kepulauan Seribu kini mulai jadi primadona di kalangan pecinta traveling.

Berlibur sejenak untuk keluar dari segala aktrivitas harian yang melelahkan kerap menjadi pilihan traveler, khusunya mereka yang setiap hari harus berkutat dengan sederet masalah klasik di Jakarta. Sayang, masalah waktu dan biaya kerap menjadi penghalang pecinta wisata untuk memanjakan diri. Kalau sudah begini, pilihannya cuma dua: menggerutu dalam hati atau nekat mencari angin segar.

Sebetulnya kamu gak perlu khawatir jika ingin menghabiskan akhir pekan dengan waktu dan biaya yang relatif singkat. Meski terkenal dengan kemacetan yang lumayan tinggi, Jakarta masih punya kok spot menarik buat memanjakan traveler, salah satunya dengan trip ke Pulau Perak, yang menawarkan sensasi liburan berbeda di Kepulauan Seribu.

Pasti banyak diantara kamu yang tahu atau bahkan akrab dengan Kepulauan Seribu. Sudah jadi rahasia umum, sejumlah pulau di sini memang menjadi destinasi favorit wisatawan Jakarta dan sekitarnya untuk menghabiskan akhir pekan. Jadi, mengapa Pulau Perak menjadi tempat yang wajib dikunjungi di Kepulauan Seribu?

Pulau Perak adalah satu pulau tak berpenghuni di Kepulauan Seribu. Di sini, cuma ada seorang penjaga pulau bersama keluarganya dan membuka warung untuk memenuhi kebutuhan para pelancong. Tapi meski pulau tak berpenghuni, bukan berarti Pulau Perak ini menyeramkan kayak di film-film horror ya…

Justru di situlah yang jadi keunikan pulau ini, tanpa penghuni sehingga kamu bisa benar-benar merasakan ketenangan yang gak bisa didapat di Jakarta pada umumnya. Seperti wisata bahari pada umumnya, snorkling dan bermanja di pinggir pantai sambil menikmati kelembutan pasir bisa kamu lakuin di sini.

Ada beberapa cara yang bisa ditempuh untuk mencapai Pulau Perak ini. Seperti biasa, untuk menuju Kepulauan Seribu, pelabuhan Muara Angke bisa menjadi start perjalanan kamu. Dari sana, kamu harus menempuh perjalanan sekira empat sampai lima jam dengan menaiki kapal bertarif Rp 35.000 – Rp 50.000 per orang untuk diantar ke Pulau Harapan. Kalau kamu ingin menyingkat waktu dan memiliki anggaran lebih, bisa menyewa perahu boat dari Marina, Ancol dengan biaya sekira Rp 270.000 per orang.

Sesampainya di Pulau Harapan, kamu masih harus melanjutkan perjalanan dengan “ojek” kapal dari sini untuk diantar ke Pulau Perak. Soal biaya juga relatif terjangkau, dengan waktu tempuh satu jam lagi. Oya, sebelum meneruskan perjalanan ke Pulau Perak, kamu bisa istirahat sejenak atau mengecek perlengkapan di Pulau Harapan, yang memang menjadi transit sebelum ke pulau-pulau lainnya, termasuk Pulau Semak Daun.

Hamparan pasir putih, jernihnya air laut serta suasana tenang bakal menyambut kamu setelah menempuh perjalanan lumayan lama. Tapi jangan kaget, kamu gak akan menemukan penginapan berupa hotel, villa atau cottage di sini. Ya, seperti yang udah disinggung di atas, pulau ini kan tak berpenghuni.

Camping di Pulau Perak menjadi pilihan terbaik untuk menghabiskan malam di sana. So, siapkan tenda sebelum datang ke Pulau Perak atau kamu juga bisa menyewanya. Untuk bisa merasakan sensasi camping di pinggir pantai, kamu hanya perlu merogoh kocek Rp 100.000 – Rp 150.000 per hari sebagai “uang kebersihan”.

Sesampainya di sana, kamu bisa dengan leluasa menghabiskan waktu di surga-nya Jakarta ini. Berhubung pulaunya tak terlalu besar, gak butuh waktu banyak untuk mengeksplorasi Pulau Perak.
Dengan pasir putih nan halus yang membentang, kamu bisa duduk santai sambil menikmati deburan ombak di pinggir pantai. Aktivitas snorkling juga bisa menjadi pilihan. Air laut yang masih jauh dari polusi, warna turquoise serta aneka terumbu karang benar-benar menjernihkan mata kamu.

Bosan dengan aktivitas yang itu-itu aja? Kamu bisa berjalan ke dermaga, di mana banyak kapal nelayan yang sedang istirahat sejenak. Nah di sini, kamu bisa memancing ikan dan hewan laut lainnya. Hasil pancingan kamu ini nantinya bisa dijadikan santapan makan malam di pinggir pantai loh. Kebayang kan serunya barbeque di malam hari di pinggir pantai tak berpenghuni?

Gimana traveler, masih mau misuh-misuh karena padatnya kota metropolitan? Daripada menghabiskan akhir pekan yang gitu-gitu aja, gak ada salahnya “menyepi” si surga-nya Jakarta…

sumber: http://www.pegipegi.com/travel/camping-di-pulau-perak-kenapa-enggak/

Sepenggal Keindahan Pulau Perak by jejaklangkahku.com

JEJAKLANGKAHKU – Pulau Perak yang letaknya di gugusan Kepulauan Seribu Jakarta ini juga merupakan salah satu destinasi wisata bahari yang menarik untuk dikunjungi khususnya bagi warga sekitar Jakarta yang ingin melepas penat dari ramainya suasana ibukota. Kunjungan saya ke pulau mungil ini menjadi bagian dari trip  hopping islands (jelajah pulau-pulau) saat berwisata ke Pulau Harapan.
Jangan heran jika di pulau ini masih bisa ditemukan tepian pantai dengan hamparan pasir putih nan bersih serta air laut yang bening kebiru-kebiruan, karena lokasi pulau Perak ini memang cukup jauh dari kota Jakarta sehingga cukup terbebas dari area polusi, yaitu bisa ditempuh menggunakan kapal dari Muara Angke dengan waktu tempuh sekitar 4 s.d 5 jam (menuju Pulau Harapan) ataupun start dari dermaga Marina Ancol menggunakan speed boat dan dapat dijangkau dalam waktu yang lebih singkat sekitar 1,5 s.d 2 jam perjalanan. Selanjutnya, dari Pulau Harapan barulah dapat menuju ke Pulau Perak ini menggunakan kapal atau boat yang bisa disewa disekitar dermaganya dengan harga yang bervariasi tergantung jenis dan ukuran kapal. Waktu tempuh dari Pulau Harapan menuju Pulau Perak ini adalah sekitar 30 menit perjalanan.
Seperti wisata bahari pada umumnya, maka aktivitas yang bisa dilakukan di Pulau Perak ini adalah berenang, snorkeling, bersantai di tepi pantai, water sport (banana boat tapi fasilitasnya masih terbatas), memancing disekitar dermaga, serta yang cukup menarik ternyata adalah bisa camping di pulau ini. Pulau Perak ini adalah pulau tanpa penghuni meskipun terdapat beberapa gubuk warung yang menjual makanan dan minuman serta snack-snack ringan, namun pemiliknya pun tidak tinggal di pulau ini melainkan secara rutin setiap hari datang ke pulau ini untuk menjual barang dagangannya.
Saat kapal kami merapat di dermaga pulau ini, yang menjadi sasaran pertama saya adalah menegok jajanan yang dijual di warung-warung tersebut, dan pilihan saya jatuh pada gorengan dan kelapa muda, yummy ! Bayangkan saja, setelah beberapa jam terombang ambing ditengah lautan, wajar saja kalau mendadak kelaparan dan langsung bisa mencicipi tahu isi dan tempe goreng yang lengkap dengan cabe rawit hijaunya yang super pedas, wuiih rasanya nikmat banget, sampai-sampai lupa tujuan utama ke pulau ini yang seharusnya menikmati keindahan pulaunya terlebih dahulu, tapi malah berkuliner ria, hehe.
Oiya, selain keindahan pasir putih ditepi pantai Pulau Perak ini, sebagian sisi pulaunya juga berupa hutan dengan banyak pepohonan didalamnya. Saya sempat ingin mengitari pulau ini melalui sisi tepian pantainya, namun ternyata pada beberapa spot agak sulit dilalui karena terhalang pohon-pohon, sehingga kamipun mentok hanya sekitar setengah keliling pulau ini. Tapi sepertinya bisa saja jika ingin menerobos pohon-pohon tersebut, pasti bisa sampai berkeliling mengitari pulau ini secara utuh.

So, jangan lupa membawa kamera dan mengabadikan setiap sudut keindahan Pulau Perak ini ya bro sist, serta tetap menjaga kebersihan pulau agar tetap cantik dan indah !

– Pulau Perak, Kepulauan Seribu Jakarta – April 2015 –
– I Love The Blue of Indonesia –
– Visit Indonesia –

Senin, 15 Desember 2014

Pulau Perak Kepulauan Seribu Jakarta by doyanjalan.com

Belakangan ini nama Pulau Perak mulai mencuat, banyak para travel blogger memuat dan menceritakan mengenai keadaan pulau yang satu ini. Dan kami pun ingin berbagi pengalaman saat camping ceria ke Pulau Perak kepulauan seribu beberapa waktu lalu.

Sekilas Tentang Pulau Perak Kepulauan Seribu
Pulau Perak merupakan salah satu pulau yang indah berada di kawasan kepulauan seribu Jakarta, Pulau yang cantik ini berada berdekatan dengan Pulau Harapan, memiliki hamparan pasir putih yang menawan membuat Pulau ini menjadi destinasi wajib para wisatawan yang biasanya dikemas dalam satu paket tour ke Pulau Harapan yang banyak ditawarkan para travel agent. Di Pulau ini, belum ada homestay untuk menginap, jadi jalan satu-satunya dengan mendirikan tenda jika Dolaners ingin menghabiskan waktu berlama-lama disana. Fasilitas umum juga belum terlalu memadai, toilet umum juga dibuat hanya ditutup dengan penutup alakadarnya. Keunikan Pulau Perak Kepulauan Seribu adalah, dia memiliki hamparan pasir putih yang halus, Dolaners bisa menikmati sensasi tidur di atas baluran pasir yang juga empuk layaknya kasur.

Akses Transportasi Ke Pulau Perak Kepulauan Seribu Jakarta
Untuk mengakses Pulau Perak, Dolaners harus transit terlebih dahulu ke Pulau Harapan dengan naik kapal dari Muara Angke atau Ancol. Setelah tiba di Pulau Harapan, nyambung dengan sewa kapal untuk keliling pulau, seperti Pulau Kayu Angin, Pulau Macan Gundul, Pulau Gosong, baru diantar ke Pulau Perak. Setelah kita tiba di Pulau Perak Kepulauan Seribu, biasanya kapal akan pulang kembali ke Pulau Harapan, dan kalian akan dijemput keesokan harinya.
Berikut adalah Perincian Biaya Ke Pulau Perak Kepulauan Seribu

  1. Transportasi Muara Angke – Pulau Harapan Rp. 40.000 (pp 80.000)
  2. Sewa kapal untuk jelajah pulau, sekalian diantar ke Pulau Perak Rp. 500.000 - 800.000/Jumlah Peserta (tergantung kapasitas kapal)
  3. Sewa alat snorkeling Rp. 35.000 / set
  4. Beli galon untuk persediaan air bersih
  5. Bea masuk pulau Rp. 150.000 / Group
  6. Makan di Pulau Harapan Rp. 20.000 sekali makan (Tergantung makan sama apa)
  7. Makan selama di Pulau Perak bisa sharing semua peserta kurang lebihnya sekitar 20.000 / peserta (bisa disesuaikan kebutuhan)
  8. Biaya cadangan Rp. 50.000

Itulah perincian yang sempat tercatat oleh kami, semoga informasi di atas bisa membantu temen-temen Dolaners untuk menikmati indahnya Pulau Perak Kepulauan Seribu Jakarta.

sumber: http://www.doyanjalan.com/2014/03/pulau-perak-kepulauan-seribu-jakarta.html

Hidden Paradise in Jakarta

Sungguh tak kusangka tak kuduga, hanya kurang lebih 2 jam dari Jakarta ada pulau yang cantik banget.

Gak percaya? Gue pun tadinya skeptis dan kurang tertarik untuk menyambangi Kepulauan Seribu. Tapi kenyataan nya beneran deh..boleh lah bersaing sama Maldives. Ini gue ngomongin keindahan bawah laut nya ya. Kalo resort nya sih ga bisa dibandingin sama Maldives lah ya..Jauh amett bedanya hehe.

Dari hasil googling dan info sana sini, banyak yang saranin untuk ke pulau yang jauh sekalian, yang waktu tempuhnya minimal 1 jam. Karena pulau yang deket2 masih kotor tercemar polusi Jakarta. Dari segitu banyak nya pulau di Kepulauan Seribu terpilih lah 2 pulau sebagai kandidat. Pulau Sepa dan Pulau Pelangi.
Nelpon beberapa travel agent, biaya kesana per orang sekitar 600-800rb untuk day trip. Sedangkan anak2 dihitung 50%. Waks lumayan mahal juga ya. Apalagi pas gue bilang ke adek2 gue, ternyata mereka pun mau ikutan.

Setelah diitung2 kok mending charter boat sekalian ya. Boat kapasitas 14 orang harganya 4,2jt per hari. Bebas dipake ke pulau Sepa, Pelangi, dan sekitarnya. Pas kita cerita ke bonyok kalo mau ke pulau seribu, ehh mereka pun mau ikutan dong. Padahal tadinya udah bilang kalo weekend itu siang dan malem ada kawinan. Mereka bela2 in skip kawinan yang siang demi ke pulau seribu hihi.

Ealahh kok jadi rame? Confirm charter boat lah kalo rame begitu kan..
Nah karena boatnya berkapasitas max 14, kita pun ngajak sepupu2 biar makin seru.

Jam 6.30 pagi kita semua sudah standby di dermaga Marina. Hari itu, ruameeee banget yang mau pelesir ke Pulau Seribu >_<

Sempet ada masalah salah kapal pula. Udah dibilang kita ber 14, eh dikasih kapal yang kapasitas 8 orang. Katanya ini kapal Michael 4 tipe yang paling baru.

Padahal gue udah jelas2 bilang kita ber 14, dan sebelum bebayaran udah confirm kapasitas kapalnya untuk 14. Kata sales nya yang bisa 14 itu tipe kapal Michael 2, edisi lebih lama. Sementara gue dikasih edisi terbaru yang 4.

Ih mana gue tau yee tipe2 kapal. Pokonya dari awal gue udah bilang berapa orang yang ikut ke travel nya. Ya bukan salah gue dong. Mana foto yang di email ke gue pun beda sama kapal yang dikasih itu.

KzL!

Ternyata Okky bilang Michael 4 ini kapal yang biasa buat dia mancing ke laut. Jadi bagian belakangnya kebuka. Makin ngamuk lah Okky disana. Ga mungkin bisa menampung kita semua. Jauh banget bedanya. Ada kali 1 jam Okky ngamuk2 ngurusin kapal, para staff di dermaga juga pada belain kita, dibantuin cari kapal yang cukup untuk nampung kita.

Dapet lah si Michael 2, tapi kayaknya udah di booked ama orang lain. Berhubung si sales travel nya jiper diomel2in Okky, sementara para staff di dermaga juga belain kita, jadilah dia pasrah. Sama para staff dermaga kita disuruh buru2 naik ke kapal dong, aslik begitu semua duduk, boat nya langsung jalan. Si salesnya ditinggalin masih dengan muka bingung. Bodo deh.

Kita pun udah rugi waktu, harusnya max jam 7 udah bisa jalan, karena ada masalah ini jam 8 baru jalan. Mayan kan telat 1 jam. Jadi ini pelajaran yah buat yang mau charter kapal, sebelum bayar pastikan dulu bener2 dapat kapal yang mana, dan untuk kapasitas berapa.

Okayy setelah selesai semua masalah..
Off we went to the sea..Yeayyy

Kapalnya sendiri sih bagus. Pake AC dan ada dvd nya. Di belakang ada bagian yang kebuka tapi bagian atas nya tetep tertutup. Gue prefer duduk di luar, lebih enak kena angin dan bisa liat2 pemandangan hehe.
Perjalanan ke Pulau Perak memakan waktu kurang lebih 1,5jam. Di awal perjalanan, sedih banget deh liat laut sekitar jakata ini penuh sampah hiks. Sampe2 kapal kita beberapa kali berenti lho karena mesin nya tersangkut sampah. Kira2 lewat 30 menit baru deh keadaan lautnya mulai bersih dan sisa perjalanan lancar tanpa ada sampah2 yang nyangkut lagi.

Hari itu cuaca agak kurang bersahabat. Begitu mendeketi Pulau Perak, gerimis aja dulu. Mau nangis ga sih? Terpaksalah kita semua berteduh di warung kecil milik penjaga pulau.
Sekedar informasi, Pulau Perak ini merupakan pulau tak berpenghuni. Hanya ada 1 keluarga yang jaga dan buka warung sederhana disana. Sekeluarga itu ramah banget, langsung mempersilakan kita berteduh. Seneng deh jadinya, walopun tempat berteduh nya sederhana banget ya.
Belum ada kapal reguler yang langsung ke Pulau Perak. Sselain charter kapal, bisa juga naik kapal reguler dari Muara Angke atau Marina dengan tujuan Pulau Harapan/Pulau Kelapa/Pulau Pelangi/Pulau Sepa. Semua pulau2 tersebut berdekatan. Dari sana, bisa sewa kapal lagi untuk island hopping. Selain Pulau Perak, banyak pulau2 kosong lain nya yang bisa dijadikan spot snorkeling. 

Banyak juga yang menjadikan Pulau Perak ini tempat untuk camping. Untuk camping disini tidak dipatok bayaran. Hanya bayar uang sebesar 100-200rb untuk penjaga pulau. Biaya yang terbilang sangat murah ya. 

Begitu hujan berenti, kita langsung mulai explore Pulau Perak. Untuk mengelilingi Pulau Perak ga butuh waktu lama. Paling jalan kaki ga sampe 30 menit udah kelar keliling. Terus terang sejak pertama kali sampai disini, gue sudah terpukau. Kerennnn banget lho pantai nya. Bener2 mengingatkan gue akan Maldives. Eee ciyeee yang abis dari Maldives :p
Airnya berwarna turquoise, menandakan laut dangkal dan banyak coral. Bener saja, baru nyemplung udah banyak banget ikan2. Langsung deh semuanya pada sibuk snorkeling. Sebelnya nih, gue lagi berhalangan untuk snorkeling :__(
Hampir semua sudut di Pulau Perak indah menurut gue. Coralnya warna warni dengan ikan yang berwarna/i juga. Lucuu deh liatin ikan2 pada keluar masuk main2 di sekitar coral. Gue yang ga snorkeling aja bisa liat dari atas pake mata biasa betapa indah coral di Pulau Perak ini.

Ini yang gue foto dari atas tanpa snorkeling. Gimana yang pada snorkeling ya. Pasti lebih indah lagi pemandangan di bawah sana. 
Pas gue ngoprek camera underwater nya Okky, gue pun langsung takjub liat hasil2 fotonya. Whoaaaa bagus bangetttt!!
Ga diving aja bisa keren begini yah..aku terpukauuu!!

Anak2 sih rasanya bakal happy banget disini. Ada yang cetek banget cuma 20cm udah banyak banget ikan nya. Ombaknya pun hampir ga ada, lautnya benar2 tenang :)

Sayangnya, seperti biasa, sampah bertebaran di beberapa tempat :( Sedihh banget liatnya. Kenapa ya orang2 seneng banget ninggalin sampah. Padahal udah tau ini pulau kosong, jelas ga ada yang bertanggung jawab ngebersihin. Harusnya ada kesadaran sendiri, baik yang hanya singgah ataupun camping sama2 ngejaga kelestarian alam nya dong. Sedih deh liat beberapa tas yang isinya tali2 gitu tercecer di pinggir pantai. Belum lagi botol2 aqua dan minuman lain hiks hiks.

Pengen nya sih berlama2 di Pulau Perak ini, tapi karena kita pengen ke Pulau Sepa juga, jadi terpaksa deh harus cepet2 cabut dari Pulau Perak.

Lagipula perlu diingat, disini ga ada fasilitas apapun. Kamar mandi atau ruang bilas jelas ga ada. Makanya mungkin untuk yang mau bawa anak, ini bisa jadi bahan pertimbangan. Kecuali ortu preman macam gue, abis nyemplung ga pake bilas langsung pakein baju. Toh nanti di Pulau Sepa bakal nyemplung lagi kan hehe.

Buat yang tertarik ke Pulau Perak, baik yang mau camping ataupun sekedar singgah main2 di pantainya, kita sama2 jaga kelestarian alam nya yuk. Buang sampah pada tempatnya (ada tempat sampah deket pondok pak penjaga pulau). Atau bawa plastik sampah sendiri buat yang mau camping.

Sayang lho pulau secantik ini bisa rusak lama2 kalo ga dijaga kelestarian alam nya :)

Cerita2 Pulau Sepa akan gue posting terpisah ya ^_^

sumber: http://www.turiskece.com/2014/06/hidden-paradise-in-jakarta-pulau-perak.html

Senin, 01 Desember 2014

(CATPER) Pulau Perak, Surga di utara Jakarta!

oleh : iamhanip (From Kaskus)

Ane mau ngasih first catper ane nih haha maaf kalo ga lengkap atau kurang enak buat di bacanya ahaha.

Jadi gini gan ane dan teman teman kampus ane ber-8 memutuskan untuk pergi holiday yang ga terlalu jauh dari Jakarta tapi keren dan pecah gan haha. kebetulan ane kuliah di Trisakti gan. berkutat2 akhirnya kita mutusin untuk pergi ke Pulau perak yang terletak di utara kepulauan seribu gan, tentunya masih di daerah Jakarta.

Senin, 24-02-14

Kami berangkat dari grogol jam 05.00 dan sampe pelabuahan muara angke jam 05.30 gan. ternyata kapan cepat yang kita mau naikin adanya jam 08.30 gan. FYI untuk kepulau perak kita harus transit dahulu ke pulau Harapan.

08.30-10.30
Sampai lah di Pulau Harapan. ngaso bentar dan belom tau cara ke pulau Peraknya gmn. ternyata ada bapak2 tukang becak yg nyamperin buat pake jasa kapalnya doi. nego2 harga akhirnya kita langsung capcus ke pulau perak. perjalanan kepulau perak hanya 1 jam gan dari pulau Harapan!!!

11.00-12.00
Dan finally INI BARU PULAU GAN!!!!! ga terlalu jauh dari Jakarta tapi pemandangannya Jauh dari Jakarta!!!! hahahahaha

ini dermaganya gan

Pas nyampe kita langsung buat tenda gan. dan FYI ini bener2 pulau perawan gan jadi ga ada yg namanya cottage apa lagi hotel haha, dan kegiatan yang bisa kita lakuin dsini kalo kayak gua dan temen2 gua gan snorkling FYI alat snorkling bisa di sewa di Pulau Harapan gan. mancing, Berenang unyu sunset sunrise hunting!! skip skip langsung aje foto2nya gan haha




Pasir Alusnya kayak susu bikin betah gamau beranjak gan haha

Bisa mancing gan. Alat pancing bisa pinjem ke penjaga pulaunya atau bawa sendiri gan
Snorkling ga kalah menariknya gan dsini ikannya warna warneh dan karangnya guede guede.
ngupi ngupi sambil nunggu sunset gan
ini nih yang di tungguin sunset Pulau Perak

Ane tinggal di Pualu paradise ini 3 hari 2 malam gan. dan kalo malem Bintangnya keliatan bgt kayak di gunung gan haha. karena belom ada listrik di pulau ini tetapi ada sumber air payau jadi bisa mandi gan haha. dan sekian catper acak2an ane ini ya gan hahaha

Pengeluaran :
-Perahu cepat angke-harapan = 55rb
-Kapal P.harapan-P.perak =600rb(3hari) :8 = 75rb
-Kebersihan Pulau=1day 100rbx3day =300rb :8= 38rb (Harga Bisa cincai lah ane dapet 3day cuma 200rb)
-Alat snorkling = 75rb/ 2day (ane saranin bawa alat sendiri kayak ane jadi lebih irit haha)
-Perahu cepat P.harapan-angke = 55rb
-Parkir pelabuhan angke = 20rb

TOTAL = 318.000 !!! sunguh wortit dengan apa yg di dapet lah hahaha